Trading
Apa itu Share Buyback?
Share buyback atau pembelian kembali saham adalahadalah saat perusahaan menggunakan uangnya untuk membeli saham-saham yang sebelumnya sudah dijual ke publik. Saham-saham ini kemudian bisa disimpan oleh perusahaan (disebut saham treasuri) atau bahkan dihapus. Tujuannya bukan untuk investasi pada perusahaan lain, melainkan untuk mengelola struktur modal dan nilai saham perusahaan itu sendiri.
Fungsi dan Manfaat Share Buyback
Perusahaan melakukan share buyback bukan tanpa alasan. Ada beberapa fungsi utama yang dapat memberikan keuntungan bagi perusahaan dan investor.
1. Meningkatkan Nilai Saham per Lembar
Peningkatan Kepercayaan Investor: Dengan mengurangi jumlah saham di pasar, nilai per lembar saham yang tersisa cenderung meningkat. Ini bisa membuat investor lebih percaya diri dan menarik investor baru.
Contoh: Jika sebuah perusahaan memiliki 100 saham dan nilai totalnya Rp1.000, maka nilai per saham adalah Rp10. Jika perusahaan membeli kembali 10 saham, kini ada 90 saham dengan nilai total yang sama, sehingga nilai per sahamnya menjadi sekitar Rp11,11.
2. Meningkatkan Laba per Saham (EPS)
Peningkatan EPS: Share buyback dapat secara langsung menaikkan earnings per share (EPS). Rumus EPS adalah total laba dibagi jumlah saham beredar. Dengan mengurangi pembagi (jumlah saham), EPS akan terlihat lebih tinggi, bahkan jika laba total perusahaan tidak berubah.
Daya Tarik: EPS yang lebih tinggi seringkali menarik bagi investor karena menunjukkan profitabilitas yang lebih baik per saham yang mereka miliki.
3. Meningkatkan Likuiditas Saham
Stabilisasi Harga: Meskipun mungkin terdengar berlawanan, dengan mengurangi saham yang beredar, buyback dapat membantu menjaga stabilitas harga saham atau bahkan meningkatkannya jika permintaan tetap tinggi. Ini karena pasokan saham di pasar menjadi lebih sedikit.
4. Mencegah Pengambilalihan (Takeover)
Mengamankan Kendali: Perusahaan dapat menggunakan share buyback sebagai strategi defensif. Dengan mengurangi jumlah saham yang beredar di tangan publik, manajemen atau pemegang saham mayoritas dapat mempertahankan persentase kepemilikan dan kendali mereka atas perusahaan, mencegah pihak luar mengakuisisi kendali.
Potensi Kerugian dan Risiko Share Buyback
1. Meningkatkan risiko keuangan
Jika perusahaan menggunakan utang untuk membeli kembali saham mereka, ini dapat meningkatkan risiko keuangan perusahaan. Jika kinerja perusahaan tidak memenuhi ekspektasi, utang tersebut dapat memberatkan perusahaan dan mengganggu kesehatan keuangan perusahaan.
2. Kurangnya pengeluaran untuk investasi
Jika perusahaan memilih untuk membeli kembali saham mereka, hal itu dapat mengurangi jumlah dana yang tersedia untuk investasi dalam bisnis atau pengembangan produk baru. Ini dapat menghambat pertumbuhan perusahaan jangka panjang.
3. Membuat perusahaan kekurangan likuiditas
Jika perusahaan menggunakan terlalu banyak uang tunai untuk membeli kembali saham mereka, hal itu dapat membuat perusahaan kekurangan likuiditas dan sulit untuk memenuhi kewajiban keuangan mereka.
4. Tidak menunjukkan pertumbuhan perusahaan
Jika perusahaan membeli kembali saham mereka untuk mengurangi jumlah saham yang beredar dan meningkatkan EPS, hal itu tidak selalu menunjukkan pertumbuhan nyata dalam bisnis perusahaan. Dalam beberapa kasus, perusahaan mungkin memilih share buyback sebagai alternatif dari strategi yang lebih efektif dan berkelanjutan dalam jangka panjang.
5. Menyebabkan kelangkaan saham
Jika perusahaan terus membeli kembali saham mereka, ini dapat mengakibatkan kelangkaan saham dan membuat saham perusahaan menjadi lebih sulit diperdagangkan. Hal ini dapat mengurangi minat investor dan membuat harga saham tidak stabil.
FAQ Seputar Share Buyback
Apakah share buyback selalu merupakan tanda baik bagi investor?
Tidak selalu. Meskipun share buyback dapat meningkatkan harga saham dan EPS dalam jangka pendek, penting bagi investor untuk melihat alasan di balik keputusan tersebut. Jika perusahaan membeli saham saat harganya terlalu tinggi atau mengorbankan investasi penting untuk pertumbuhan masa depan, itu bisa menjadi sinyal negatif.
Apa bedanya share buyback dengan dividen?
Keduanya sama-sama cara perusahaan mengembalikan nilai kepada pemegang saham. Namun, dividen adalah pembayaran tunai langsung kepada pemegang saham, sedangkan share buyback mengurangi jumlah saham yang beredar, yang secara tidak langsung dapat meningkatkan nilai sisa saham Anda. Dividen memberikan kas langsung, sementara buyback berpotensi meningkatkan harga saham Anda di masa depan.