Trading & kelola akun MT di Aplikasi HSB Trading
Mulai Trading di HSB

Registrasi akun HSB sekarang dan raih peluang profit trading forex, saham AS, indeks, dan komoditi.

Buka Akun

Pentingnya Memahami Manajemen Risiko Trading dan CFD

Perdagangan Forex dan Contracts for Difference (CFD) melibatkan penggunaan leverage, yang memungkinkan Anda mengakses posisi yang lebih besar dengan setoran awal yang lebih kecil. Meskipun leverage memungkinkan Anda untuk memperbesar potensi profit, leverage juga memiliki potensi kerugian yang besar. Selain leverage, ada banyak jenis risiko trading lainnya yang perlu Anda kelola dengan baik.

Sebelum mulai melakukan trading Forex atau CFD di pasar sungguhan, sebaiknya Anda:

✓ Memahami panduan ini untuk mempelajari lebih lanjut tentang manajemen risiko Forex dan CFD

✓ Berlatih trading tanpa risiko dengan akun demo HSB

✓ Membekali diri dengan pengetahuan trading dari beragam sumber edukasi di HSB Academy

Belajar trading tanpa risiko pakai Akun Demo HSB
Buka Akun Demo

Apa Saja Risiko Trading?

Risiko trading mengacu pada kemungkinan pilihan Anda tidak memberikan hasil sesuai dengan yang Anda harapkan, seperti:

1. Risiko Pasar

Pasar digerakkan oleh berbagai faktor yang bisa jadi berlawanan dengan pilihan aksi trading Anda, seperti:

  • Keputusan penetapan suku bunga Bank Sentral yang dapat menyebabkan perubahan harga instrumen dalam hitungan detik saja
  • Aksi trading profesional trader dengan volume sangat besar yang berdampak pada tren pergerakan harga

Disiplin menggunakan Stop Loss dapat menekan risiko kerugian akibat gejolak pasar, karena Anda tidak mungkin terus memantau kondisi pasar 24/7 tanpa henti.

2. Risiko Leverage

Semakin tinggi leverage volume trading yang bisa Anda transaksikan, akan semakin besar pula risiko pengembaliannya.

3. Risiko Kesalahan Analisa

Kurangnya kemampuan analisis pergerakan nilai aset di pasar dapat menyebabkan kesalahan penerapan strategi trading.

4. Risiko Psikologi Trading

Kegagalan manajemen emosi dan psikologi saat trading dapat mempengaruhi pengambilan keputusan yang tepat

macam risiko dalam trading forex

Tahapan Manajemen Risiko Trading

  • 1
    Identifikasi Risiko

    Cari tahu potensi risiko apa saja yang mungkin terjadi sebelum Anda mengambil keputusan trading dengan leverage.

  • 2
    Gunakan Strategi

    Analisa dan kelola potensi risiko menggunakan strategi trading sesuai target dan preferensi Anda.

  • 3
    Evaluasi Strategi

    Secara berkala, lakukan evaluasi strategi yang sudah dilakukan dan tingkatkan terus kemampuan trading Anda.

  • 4
    Konsisten Trading

    Latih terus kemampuan trading dengan secara rutin menerapkan manajemen risiko dan strategi yang sudah Anda kembangkan.

Buka Akun Demo

Manajemen Risiko di HSB

Risiko trading mengacu pada kemungkinan pilihan Anda tidak memberikan hasil sesuai dengan yang Anda harapkan, seperti:

  • Stop Loss
  • Limit Order
  • Sinyal Trading
  • Margin Cell
  • Push-app Notification
  • Regulasi Resmi HSB

Gunakan stop-loss dalam manajemen risiko trading untuk menutup posisi secara otomatis jika pasar bergerak melawan Anda.Tidak ada aturan umum untuk menggunakan stop loss, namun kami menyarankan Anda untuk berlatih mengola risiko dan strategi trading dengan akun demo HSB.

stopLoss

Tetapkan limit order dan HSB akan mengeksekusi trading Anda pada tingkat yang telah ditentukan sebelumnya. Anda dapat mengatur limit entry order untuk membuka posisi baru atau limit closing order untuk mengakhiri posisi yang ada.

limitOrder

Dapatkan sinyal trading akurat dengan plug-in TradingCentral di platform HSB untuk membantu Anda menghindari gerakan harga yang berlawanan dan meminimalisir potensi risiko yang lebih besar lagi.

signalTrading

Margin call adalah notifikasi otomatis yang menginformasikan jika akun trading Anda telah mencapai level margin di batas terendahnya dan meminta Anda untuk segera melakukan top up deposit untuk dapat kembali melakukan transaksi trading di HSB.

marginCall

Kelola risiko trading Anda dengan memanfaatkan informasi pergerakan pasar dari fitur Push-app Notification HSB. Kembangkan strategi trading Anda berdasarkan berita pasar harian terupdate.

pushNotif

Percayakan manajemen risiko trading Anda di HSB yang sudah teregulasi resmi BAPPEBTI dan beroperasi di bawah 3 pilar institusi berjangka Indonesia yaitu, ICDX, ICH, dan Aspebtindo. HSB berkomitmen untuk mengedepankan transparansi transaksi sesuai dengan regulasi perdagangan berjangka yang berlaku.

regulasi
Belajar trading tanpa risiko pakai Akun Demo HSB
Buka Akun Demo
Mulai Trading di HSB

Registrasi akun HSB sekarang dan raih peluang profit trading forex, saham AS, indeks, dan komoditi.

Buka Akun

FAQ Manajemen Risiko

  • Apa itu manajemen risiko?

    Manajemen risiko dalam trading adalah praktik mengidentifikasi potensi risiko, mengevaluasi mereka, dan mengambil langkah-langkah untuk mengurangi dampak risiko tersebut terhadap investasi atau trading Anda. Manajemen risiko penting karena pasar keuangan sangat tidak pasti dan fluktuatif. Dengan manajemen risiko yang baik, trader dapat meminimalkan kerugian dan memaksimalkan keuntungan mereka.

  • Bagaimana menentukan stop loss yang tepat dalam trading?

    Penentuan level stop loss dan take profit biasanya didasarkan pada analisis teknis dan fundamental. Stop loss ditetapkan untuk membatasi kerugian pada posisi yang tidak menguntungkan, sementara take profit digunakan untuk mengamankan keuntungan ketika harga mencapai level tertentu. Level ini seringkali ditentukan berdasarkan support dan resistance, rasio risk/reward, atau volatilitas pasar.

  • Apa peran diversifikasi dalam manajemen risiko trading?

    Diversifikasi berperan penting dalam manajemen risiko trading yang bertujuan untuk menyebarkan investasi Anda di berbagai aset atau instrumen keuangan untuk mengurangi tingkat risiko. Jika satu aset turun, Anda masih memiliki aset lain yang mungkin berkinerja baik. Diversifikasi dapat membantu meminimalkan kerugian dan mengurangi volatilitas portofolio Anda.

  • Apakah ada alat atau teknik khusus yang dapat membantu dalam manajemen risiko trading?

    Ada banyak alat dan teknik yang dapat digunakan dalam manajemen risiko trading. Selain stop loss, beberapa trader juga menggunakan hedging (membuka posisi yang berlawanan untuk melindungi dari pergerakan harga yang tidak diinginkan), penggunaan analisis teknikal dan fundamental yang ditunjang oleh kecanggihan teknologi platform trading milik HSB juga dapat membantu mengotomatisasi beberapa aspek manajemen risiko.

Open Your Account Today
  • 1
    Buka Akun Real
  • 2
    Deposit
  • 3
    Trading
Open Your Account Today