Trading & kelola akun MT di Aplikasi HSB Trading

Settlement Time

Apa Itu Settlement Time?

Settlement time adalah waktu yang dibutuhkan sejak suatu transaksi dilakukan hingga transaksi tersebut benar-benar diselesaikan.

Dalam transaksi keuangan, melakukan transaksi dan menyelesaikan transaksi merupakan dua tahap yang berbeda.

Misalnya, ketika seseorang membeli aset pada hari Senin, transaksi tersebut belum tentu langsung dianggap selesai pada saat order berhasil.

Ada proses di belakang layar untuk memastikan:

  • pembeli menerima aset;

  • penjual menerima dana;

  • kepemilikan berpindah;

  • catatan transaksi diperbarui;

  • kewajiban kedua pihak terpenuhi.

Durasi proses tersebut berkaitan dengan settlement time.

Settlement Time vs Settlement Date

Keduanya berhubungan, tetapi bukan istilah yang sepenuhnya sama. Settlement date adalah tanggal ketika penyelesaian transaksi terjadi. Sementara itu, settlement time dapat digunakan untuk menggambarkan waktu atau durasi yang dibutuhkan untuk menyelesaikan transaksi.

Contohnya: Transaksi dilakukan pada Senin dan diselesaikan pada Rabu. Dalam contoh tersebut, Rabu adalah settlement date, sedangkan periode Senin sampai Rabu menggambarkan waktu penyelesaian transaksi.

Mengapa Settlement Time Penting?

Settlement time penting karena transaksi keuangan tidak hanya melibatkan pembeli dan penjual.

Biasanya terdapat berbagai pihak yang terlibat, seperti:

Semakin kompleks sebuah transaksi, semakin banyak proses yang harus dilakukan sebelum transaksi benar-benar selesai.

Contoh Settlement Time yang Sederhana

Bayangkan Anda membeli saham.

Tahap 1: Order

Anda memasukkan order membeli saham.

Tahap 2: Order Matched

Order Anda bertemu dengan order penjual.

Transaksi berhasil dilakukan.

Tahap 3: Clearing

Sistem menentukan kewajiban masing-masing pihak.

Tahap 4: Settlement

Dana dan aset akhirnya berpindah sesuai kewajiban transaksi.

Jadi, transaksi berhasil dilakukan tidak selalu berarti settlement sudah selesai.

Settlement Time pada Pasar Keuangan

Settlement time berbeda-beda tergantung instrumen dan pasar.

Beberapa transaksi dapat diselesaikan hampir secara langsung, sementara transaksi lainnya membutuhkan satu atau beberapa hari kerja.

Faktor yang dapat memengaruhinya antara lain:

  • jenis aset;

  • infrastruktur pasar;

  • aturan regulator;

  • sistem pembayaran;

  • jam operasional;

  • hari libur;

  • lokasi geografis;

  • mata uang yang digunakan;

  • teknologi yang digunakan.

Dalam pasar forex, konsep settlement juga penting karena transaksi melibatkan pertukaran dua mata uang.

Misalnya: Anda membeli USD dan menjual EUR. Pada settlement, kedua mata uang tersebut harus diselesaikan sesuai ketentuan transaksi.

Dalam praktiknya, broker forex dapat memiliki mekanisme operasional yang berbeda untuk posisi nasabah, termasuk proses rollover untuk posisi yang tidak ditutup sebelum batas waktu tertentu.

Karena itu, trader sebaiknya membedakan antara eksekusi order, settlement, dan rollover.

Settlement Time dan Risiko

Semakin lama settlement berlangsung, semakin lama pula terdapat periode antara transaksi dan penyelesaian akhir.

Periode tersebut dapat menciptakan risiko tertentu, misalnya:

  • risiko pihak lawan (counterparty risk);

  • risiko likuiditas;

  • risiko operasional;

  • risiko kegagalan sistem;

  • risiko perubahan nilai aset atau mata uang.

Salah satu tujuan modernisasi sistem settlement adalah mengurangi risiko tersebut dan meningkatkan efisiensi pasar.

Settlement Time dalam Pembayaran Digital

Dalam pembayaran digital, istilah settlement dapat memiliki arti yang sedikit berbeda tergantung sistem. Misalnya, pembayaran menggunakan kartu dapat terlihat berhasil bagi pelanggan, tetapi dana belum tentu langsung masuk ke rekening merchant.

Terdapat proses antara: Customer ke Payment Processor ke Acquirer/Bank ke Merchant

Karena itu, merchant dapat melihat status transaksi berhasil tetapi tetap membutuhkan waktu sebelum dana tersedia atau dapat ditarik.

Apa yang Memengaruhi Settlement Time?

Beberapa faktor utama adalah:

  • Jenis transaksi: Saham, obligasi, forex, dan pembayaran digital memiliki mekanisme berbeda.

  • Institusi yang terlibat: Semakin banyak pihak, semakin banyak tahapan yang harus diselesaikan.

  • Hari kerja: Hari libur dapat memperpanjang proses.

  • Cut-off time: Instruksi setelah batas waktu tertentu mungkin diproses pada hari berikutnya.

  • Teknologi: Sistem otomatis dapat mempercepat proses.

  • Regulasi: Aturan pasar dapat menentukan standar settlement.


Daftar Isi

DISCLAIMER
Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, ditujukan sebagai sumber pembelajaran dan bukan sebagai saran dalam pengambilan keputusan. Perlu Anda pahami bahwa produk dengan leverage tinggi memiliki potensi risiko kerugian yang juga tinggi, sehingga perlu dikelola dengan baik melalui pemahaman dan kemampuan analisa yang tepat. HSB Investasi tidak bertanggung jawab atas kesalahan keputusan yang dibuat berdasarkan konten ini. Sesuai ketentuan yang berlaku, HSB hanya menyediakan 45 instrumen trading yang dapat Anda pelajari di website resmi kami.