Trading & kelola akun MT di Aplikasi HSB Trading

Sekuritas

Definisi Sekuritas

Sekuritas adalah instrumen keuangan yang dapat diperdagangkan di pasar modal dan memiliki nilai ekonomi. Dalam istilah lain, sekuritas sering disebut juga sebagai efek. Instrumen ini bisa berbentuk kepemilikan (ekuitas) maupun surat utang (debt).

Contoh sekuritas antara lain:

  • Saham

  • Obligasi

  • Surat berharga komersial

  • Reksa dana

  • Exchange Traded Fund (ETF)

  • Warrant

  • Produk derivatif

Di Indonesia, sekuritas yang diperdagangkan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan diperjualbelikan melalui Bursa Efek Indonesia (BEI).

Perusahaan dan pemerintah menerbitkan sekuritas untuk memperoleh pendanaan. Sementara itu, investor membeli sekuritas untuk tujuan investasi, diversifikasi portofolio, serta potensi imbal hasil.

Manfaat Sekuritas

1. Sumber Pendanaan (Capital Raising)

Salah satu fungsi utama sekuritas adalah sebagai sarana pengumpulan modal. Perusahaan dapat menerbitkan saham atau obligasi untuk membiayai ekspansi bisnis, akuisisi, atau operasional.

Pemerintah juga menerbitkan Surat Utang Negara (SUN) untuk membiayai pembangunan nasional.

2. Mengelola Risiko

Sekuritas juga digunakan sebagai alat untuk mengelola risiko di pasar keuangan. Misalnya, obligasi dapat digunakan untuk mengurangi risiko yang terkait dengan fluktuasi suku bunga, sedangkan futures dan opsi digunakan untuk mengelola risiko perubahan harga komoditas atau mata uang.

3. Investasi

Salah satu manfaat utama dari sekuritas adalah sebagai alat investasi bagi investor. Investor dapat membeli sekuritas dan memperoleh keuntungan dari perbedaan harga jual dan beli, dividen, atau bunga yang dijanjikan.

4. Transaksi

Sekuritas dapat diperdagangkan di pasar keuangan dan digunakan sebagai alat untuk melakukan transaksi keuangan, seperti pembelian dan penjualan. Para investor dapat membeli dan menjual saham atau obligasi untuk menghasilkan keuntungan atau memperoleh likuiditas.

5. Indikator Ekonomi dan Harga Aset

Harga sekuritas sering menjadi indikator kondisi ekonomi. Misalnya, harga saham dapat digunakan untuk menentukan harga properti atau harga emas hari ini.

Jenis-Jenis Sekuritas

Secara umum, sekuritas dibagi menjadi dua jenis utama: sekuritas utang dan sekuritas ekuitas.

1. Sekuritas Utang

Sekuritas utang adalah instrumen keuangan berupa surat utang yang diterbitkan oleh sebuah entitas untuk mendapatkan dana dari investor. Sebagai imbalannya, investor akan menerima bunga. Contoh sekuritas utang meliputi Surat Utang Negara (SUN), Saving Bond Ritel (SBR), dan sekuritas syariah seperti sukuk.

2. Sekuritas Ekuitas

Sekuritas ekuitas adalah bentuk kepemilikan yang dimiliki pemegang saham dalam suatu perusahaan. Ini biasanya berupa saham, baik saham biasa maupun saham preferen. Pemegang saham juga memiliki hak suara yang memungkinkan mereka untuk berpartisipasi dalam pengambilan keputusan perusahaan.

Contoh Sekuritas yang Terdaftar di OJK

Berikut adalah beberapa contoh sekuritas yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Indonesia:

1. Saham

Saham adalah bentuk sekuritas yang mewakili kepemilikan sebagian dari suatu perusahaan. Saham dapat diperdagangkan di pasar modal Indonesia seperti Bursa Efek Indonesia (BEI) dan harus terdaftar dan diawasi oleh OJK.

2. Obligasi

Obligasi adalah bentuk sekuritas utang yang diterbitkan oleh perusahaan atau pemerintah dan memberikan bunga yang dijanjikan pada investor. Obligasi juga dapat diperdagangkan di pasar modal Indonesia dan harus terdaftar dan diawasi oleh OJK.

3. Reksa Dana

Reksa dana adalah bentuk investasi kolektif yang memungkinkan investor untuk membeli saham pada portofolio efek yang dikelola oleh manajer investasi. Reksa dana harus terdaftar dan diawasi oleh OJK.

4. Surat Berharga Komersial (SBK)

SBK adalah bentuk sekuritas jangka pendek yang digunakan oleh perusahaan untuk memenuhi kebutuhan keuangan jangka pendek. SBK juga harus terdaftar dan diawasi oleh OJK.

5. Exchange Traded Fund (ETF)

ETF adalah bentuk investasi kolektif yang diperdagangkan di bursa saham dan meniru kinerja indeks tertentu. ETF juga harus terdaftar dan diawasi oleh OJK.

6. Warrant

Warrant adalah bentuk sekuritas derivatif yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli atau menjual aset yang mendasarinya pada harga tertentu. Warrant harus terdaftar dan diawasi oleh OJK.

Perbedaan Sekuritas dan Instrumen Trading

Banyak yang menyamakan sekuritas dengan seluruh instrumen keuangan. Padahal, sekuritas umumnya merujuk pada instrumen yang diperdagangkan di pasar modal seperti saham dan obligasi.

Sementara itu, instrumen seperti forex atau komoditas (misalnya emas dan minyak) berada dalam kategori pasar berjangka atau derivatif, meskipun secara konsep tetap termasuk instrumen keuangan.

Apa perbedaan sekuritas utang dan sekuritas ekuitas? Sekuritas utang memberikan imbal hasil berupa bunga, sedangkan sekuritas ekuitas memberikan kepemilikan perusahaan dan potensi dividen.

Apakah sekuritas termasuk investasi yang aman? Tingkat keamanan sekuritas tergantung pada jenisnya. Obligasi pemerintah cenderung lebih stabil, sementara saham memiliki risiko lebih tinggi karena fluktuasi harga pasar.

Bagaimana cara membeli sekuritas? Untuk membeli sekuritas seperti saham atau obligasi, investor perlu membuka rekening efek di perusahaan sekuritas yang terdaftar dan diawasi oleh OJK.

Daftar Isi

DISCLAIMER
Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, ditujukan sebagai sumber pembelajaran dan bukan sebagai saran dalam pengambilan keputusan. Perlu Anda pahami bahwa produk dengan leverage tinggi memiliki potensi risiko kerugian yang juga tinggi, sehingga perlu dikelola dengan baik melalui pemahaman dan kemampuan analisa yang tepat. HSB Investasi tidak bertanggung jawab atas kesalahan keputusan yang dibuat berdasarkan konten ini. Sesuai ketentuan yang berlaku, HSB hanya menyediakan 45 instrumen trading yang dapat Anda pelajari di website resmi kami.