Trading & kelola akun MT di Aplikasi HSB Trading
store
google

Falling Wedge Continuation

Pengertian Falling Wedge Continuation

Falling Wedge Continuation adalah salah satu pola grafik dalam analisa teknikal yang menunjukkan potensi kelanjutan tren bullish setelah fase konsolidasi. Pola ini terdiri dari dua garis tren yang menyempit ke arah bawah, di mana garis tren atas lebih curam dibandingkan garis tren bawah. Meskipun harga terlihat menurun selama formasi pola ini, pola falling wedge sering kali diikuti oleh kenaikan harga yang signifikan setelah breakout terjadi di atas garis tren atas.

Falling wedge continuation biasanya muncul dalam tren naik yang sudah ada, menunjukkan bahwa fase konsolidasi hanya sementara dan tren naik akan berlanjut setelah harga berhasil menembus garis tren atas. Pola ini sering dianggap sebagai pola pembalikan tren yang kuat dan dapat memberikan sinyal beli yang potensial bagi trader.

Karakteristik Falling Wedge Continuation

Untuk mengenali falling wedge continuation, trader perlu memahami beberapa karakteristik utama dari pola ini:

a. Garis Tren Menyempit

Falling wedge continuation terdiri dari dua garis tren yang menyempit ke arah bawah. Garis tren atas menghubungkan puncak-puncak harga yang menurun, sementara garis tren bawah menghubungkan titik-titik rendah yang menurun. Kedua garis tren ini konvergen, menunjukkan bahwa tekanan jual semakin berkurang seiring waktu.

b. Volume Perdagangan

Volume perdagangan biasanya menurun selama pembentukan pola falling wedge. Penurunan volume ini mencerminkan bahwa minat jual semakin berkurang, dan trader menunggu sinyal breakout untuk masuk ke dalam posisi beli.

c. Breakout Bullish

Salah satu ciri utama dari falling wedge continuation adalah terjadinya breakout bullish. Breakout ini terjadi ketika harga berhasil menembus garis tren atas dengan volume yang meningkat, menunjukkan bahwa tekanan beli telah mengatasi tekanan jual dan tren naik akan berlanjut.

d. Durasi Pola

Durasi pembentukan pola falling wedge dapat bervariasi, mulai dari beberapa minggu hingga beberapa bulan. Namun, semakin lama durasi pola ini terbentuk, semakin signifikan potensial pergerakan harga setelah breakout terjadi.

Jenis Falling Wedge Continuation

Meskipun konsep dasar falling wedge continuation adalah sama, ada beberapa variasi dari pola ini yang perlu diperhatikan oleh trader:

a. Falling Wedge Continuation dalam Tren Naik

Jenis ini adalah yang paling umum dan terjadi dalam tren naik yang sudah ada. Pola ini menunjukkan fase konsolidasi yang sementara sebelum tren naik berlanjut. Breakout bullish dari pola ini memberikan sinyal kuat untuk masuk ke dalam posisi beli.

b. Falling Wedge Continuation dalam Tren Samping

Kadang-kadang, falling wedge continuation dapat terbentuk dalam tren samping (sideways market). Pola ini menunjukkan bahwa meskipun harga sedang bergerak dalam kisaran yang terbatas, ada tekanan beli yang mendasari yang akan mendorong harga naik setelah breakout terjadi.

c. Falling Wedge Continuation dalam Tren Turun

Meskipun lebih jarang terjadi, falling wedge continuation juga dapat terbentuk dalam tren turun. Dalam kasus ini, pola ini menunjukkan bahwa tekanan jual semakin berkurang dan ada potensi pembalikan tren setelah breakout bullish terjadi.

Strategi Trading Falling Wedge Continuation

Untuk memanfaatkan falling wedge continuation dalam perdagangan, trader perlu mengikuti beberapa langkah dan strategi berikut:

a. Identifikasi Pola

Langkah pertama adalah mengidentifikasi pola falling wedge continuation pada grafik harga. Trader perlu memastikan bahwa pola ini terbentuk dengan jelas dengan garis tren yang menyempit ke arah bawah.

b. Konfirmasi Breakout

Setelah pola falling wedge teridentifikasi, trader harus menunggu konfirmasi breakout di atas garis tren atas. Konfirmasi ini biasanya ditandai dengan peningkatan volume perdagangan dan penutupan harga di atas garis tren atas. Trader harus berhati-hati terhadap sinyal palsu dan memastikan bahwa breakout benar-benar valid sebelum masuk ke dalam posisi.

c. Masuk ke Posisi Beli

Setelah konfirmasi breakout, trader dapat masuk ke dalam posisi beli. Posisi ini harus diambil pada atau segera setelah penutupan harga di atas garis tren atas. Trader dapat menggunakan order stop-buy untuk memastikan mereka masuk pada level breakout yang tepat.

d. Penentuan Target Harga

Trader perlu menentukan target harga untuk posisi beli mereka. Target harga dapat dihitung dengan mengukur jarak vertikal antara titik tertinggi dan terendah dari pola falling wedge dan kemudian menambahkannya ke level breakout. Metode lain adalah menggunakan level resistance sebelumnya sebagai target harga.

e. Manajemen Risiko

Manajemen risiko adalah aspek penting dalam setiap strategi trading. Trader harus menentukan level stop-loss untuk melindungi posisi mereka dari kerugian yang signifikan. Stop-loss dapat ditempatkan di bawah garis tren bawah atau di bawah titik terendah pola falling wedge. Selain itu, trader harus mematuhi aturan manajemen risiko mereka dan tidak melebihi persentase risiko yang telah ditentukan untuk setiap perdagangan.

Trade with HSB Investasi easily

dollar icon

Masukkan deposit dan withdrawal trading secara instan via Bank Segregasi HSB

Registered & supervised by

icon bca

Daftar Isi

Trade with HSB Investasi easily

dollar icon

Masukkan deposit dan withdrawal trading secara instan via Bank Segregasi HSB

Registered & supervised by

icon bca
DISCLAIMER
Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, ditujukan sebagai sumber pembelajaran dan bukan sebagai saran dalam pengambilan keputusan. Perlu Anda pahami bahwa produk dengan leverage tinggi memiliki potensi risiko kerugian yang juga tinggi, sehingga perlu dikelola dengan baik melalui pemahaman dan kemampuan analisa yang tepat. HSB Investasi tidak bertanggung jawab atas kesalahan keputusan yang dibuat berdasarkan konten ini. Sesuai ketentuan yang berlaku, HSB hanya menyediakan 45 instrumen trading yang dapat Anda pelajari di website resmi kami.
Buka Akun Demo dan Trading Tanpa Risiko

Silahkan masukan nomor HP

Nomor Handphone harus dimulai dengan 8

Nomor HP tidak valid

Kode verifikasi dperlukan

Kode verifikasi salah

Silakan masukkan password

Kata sandi harus 8-30 digit, termasuk huruf kecil, kapital, dan angka

Minimal 8 karakter

Setidaknya 1 angka

Setidaknya 1 huruf besar

Setidaknya 1 huruf kecil