Trading
Pengertian Cost of Debt
Cost of Debt adalah tingkat bunga efektif yang dibayarkan oleh perusahaan atas utangnya—baik berupa pinjaman bank maupun obligasi yang diterbitkan.
Penting untuk dicatat: utang sering menjadi pilihan pembiayaan karena bunga utang dapat dikurangkan dari pajak, sehingga secara efektif menurunkan beban pajak.
Manfaat Cost of Debt
Menghitung dan memahami cost of debt memiliki beberapa manfaat penting bagi perusahaan:
1. Mengukur Efisiensi Penggunaan Utang
Membandingkan biaya utang dengan alternatif lainnya seperti ekuitas.
2. Pengambilan Keputusan Investasi
Jika tingkat pengembalian investasi (ROI) lebih tinggi dari cost of debt, maka investasi tersebut layak.
3. Mengurangi Beban Pajak
Bunga utang dapat dikurangkan dari penghasilan kena pajak. Ini berarti perusahaan dapat mengurangi total biaya modalnya melalui utang, yang pada gilirannya meningkatkan profitabilitas.
4. Menjaga Rasio Keuangan Sehat
Mengetahui cost of debt juga penting untuk memastikan bahwa beban bunga yang harus dibayar tidak terlalu tinggi, yang dapat mempengaruhi kemampuan perusahaan dalam membayar utang dan menjaga likuiditas.
5. Membantu Perhitungan WACC
Cost of debt digunakan dalam perhitungan Weighted Average Cost of Capital (WACC), yang merupakan rata-rata tertimbang antara biaya utang dan biaya ekuitas. WACC membantu perusahaan menentukan tingkat pengembalian yang diperlukan dari investasi baru untuk memastikan profitabilitas.
Cost of Debt Formula
Rumus sederhana untuk menghitung cost of debt sebelum pajak adalah sebagai berikut:
Cost of Debt = Total Interest Expense / Total Debt
Namun, cost of debt setelah pajak (karena bunga utang dapat dikurangkan dari pajak) dihitung dengan rumus:
Cost of Debt after Tax = Cost of Debt x (1 - Tax Rate)
Di sini, tax rate adalah tingkat pajak yang dikenakan pada pendapatan perusahaan.
Cara Menghitung Cost of Debt
Berikut adalah langkah-langkah untuk menghitung cost of debt secara efektif:
Identifikasi Total Utang:Jumlahkan semua utang yang dimiliki oleh perusahaan, termasuk pinjaman bank, obligasi, dan instrumen utang lainnya.
Hitung Beban Bunga Tahunan: Jumlahkan semua pembayaran bunga tahunan yang dibayarkan oleh perusahaan untuk semua utang.
Gunakan Rumus: Gunakan rumus cost of debt sebelum pajak atau setelah pajak tergantung pada apakah Anda ingin menghitung cost of debt bruto atau netto (setelah pajak).
Perhitungan Contoh:
Misalkan perusahaan memiliki total utang sebesar $500.000 dan membayar bunga tahunan sebesar $25.000.
Cost of debt sebelum pajak dihitung sebagai: Cost of Debt = 25.000 / 500.000 = 0.05 atau 5%
Jika tingkat pajak perusahaan adalah 30%, maka cost of debt setelah pajak dihitung sebagai: Cost of Debt after Tax = 0.05 x (1 - 0.30) = 0.035 atau 3.5%
Ini berarti cost of debt efektif perusahaan, setelah mempertimbangkan keuntungan pajak, adalah 3.5%.
Faktor yang Mempengaruhi Cost of Debt
Profil kredit perusahaan (misalnya rating kredit) — semakin baik rating, semakin rendah cost of debt.
Kondisi pasar suku bunga — suku bunga dasar yang rendah berarti perusahaan bisa pinjam dengan biaya lebih kecil.
Struktur utang dan jenis instrumen (jangka pendek vs jangka panjang, fixed vs variable).
Kondisi ekonomi dan regulasi pajak — karena efek pajak mempengaruhi after‑tax cost of debt.
Apa perbedaan antara cost of debt sebelum dan setelah pajak? Perbedaan utama terletak pada efek dari pengurangan pajak karena bunga utang dapat dikurangkan. Maka after‑tax cost of debt biasanya lebih rendah dan lebih mencerminkan biaya riil bagi perusahaan.
Bagaimana cost of debt memengaruhi keputusan struktur modal perusahaan? Perusahaan akan mempertimbangkan cost of debt dalam menentukan apakah menambah utang layak atau tidak. Jika tingkat pengembalian investasi (ROI) lebih tinggi dari cost of debt, maka penggunaan utang bisa menguntungkan. Sebaliknya, utang dengan cost tinggi bisa membebani.
Trading & kelola akun MT di Aplikasi HSB Trading

