Trading & kelola akun MT di Aplikasi HSB Trading
store
google

Payback Period

Pengertian Payback Period

Payback period adalah waktu yang diperlukan untuk membayar kembali modal yang diinvestasikan dalam suatu proyek atau investasi. Ini merupakan indikator yang menunjukkan berapa lama modal yang diinvestasikan akan kembali ke investor melalui penerimaan pendapatan atau cash flow.

Cara Menghitung Payback Period

Cara menghitung payback period dengan membagi jumlah modal yang diinvestasikan dengan jumlah rata-rata cash flow tahunan. Payback period yang lebih singkat menunjukkan bahwa modal akan kembali lebih cepat, dan oleh karena itu, menjadi alternatif yang lebih baik dari segi keuangan. 

Akan tetapi,  tidak payback period mencerminkan cash flow masa depan atau keuntungan jangka panjang dari suatu investasi. Oleh karena itu, payback period harus diterapkan bersamaan dengan metode analisis lain untuk membuat keputusan investasi yang informatif dan akurat.

Payback period dapat dihitung dengan menggunakan rumus berikut:

Payback period = Modal awal / Rata-rata cash flow tahunan

Untuk menghitung rata-rata cash flow tahunan, pertama-tama perlu diketahui jumlah cash flow setiap tahun selama periode investasi. Rata-rata cash flow tahunan kemudian dapat ditemukan dengan membagi jumlah total cash flow selama periode investasi dengan jumlah tahun periode investasi.

  • Langkah-langkah untuk menghitung payback period adalah sebagai berikut:

  • Tentukan jumlah modal awal yang diinvestasikan.

  • Tentukan jumlah cash flow setiap tahun selama periode investasi.

  • Hitung jumlah total cash flow selama periode investasi dengan menambahkan cash flow setiap tahun.

  • Hitung rata-rata cash flow tahunan dengan membagi jumlah total cash flow dengan jumlah tahun periode investasi.

  • Hitung payback period dengan membagi modal awal dengan rata-rata cash flow tahunan.

Hasil dari payback period adalah waktu dalam tahun yang diperlukan untuk membayar kembali modal awal melalui penerimaan cash flow. 

Contoh Payback Period

Berikut adalah contoh penghitungan payback period dalam Trading Forex:

Seorang trader ingin membuka posisi forex dengan modal awal sebesar $10,000. Setelah beberapa bulan, trader tersebut mengalami kerugian sebesar $2,000 dan kemudian mengalami keuntungan sebesar $3,000.

Untuk menghitung payback period, trader tersebut harus menentukan rata-rata cash flow tahunan. Dalam hal ini, rata-rata cash flow tahunan adalah $500 ($3,000 keuntungan dikurangi $2,000 kerugian, dibagi dengan 4 bulan).

Payback period dapat dihitung dengan membagi modal awal dengan rata-rata cash flow tahunan:

Payback period = $10,000 ÷ $500 = 20 bulan

Hasilnya adalah payback period sebesar 20 bulan, yang berarti trader tersebut membutuhkan 20 bulan untuk membayar kembali modal awal melalui penerimaan keuntungan dalam trading forex.

Perlu diingat bahwa ini hanya contoh sederhana dan hasil aktual dalam Trading Forex bisa sangat berbeda dan dipengaruhi oleh banyak faktor, seperti volatilitas pasar, strategi trading, dan pengelolaan risiko. Oleh karena itu, payback period harus digunakan bersamaan dengan metode analisis lain seperti risiko dan reward ratio untuk membuat keputusan trading yang informatif dan akurat.

Faktor yang Memengaruhi Payback Period

Berikut adalah faktor-faktor yang dapat memengaruhi payback period:

  • Modal Awal: Semakin besar modal awal, semakin lama waktu yang diperlukan untuk membayar kembali modal awal melalui penerimaan cash flow.

  • Cash Flow Tahunan: Semakin besar cash flow tahunan, semakin singkat payback period.

  • Durasi Proyek: Semakin lama waktu yang diperlukan untuk mencapai break-even point, semakin lama payback period.

  • Inflasi: Tingkat inflasi yang tinggi dapat memperlambat payback period karena melemahkan daya beli uang.

  • Tingkat Bunga: Tingkat bunga yang tinggi dapat mempercepat payback period karena memberikan alternatif investasi yang lebih menguntungkan.

  • Nilai Residual: Nilai residual yang tinggi dapat mempercepat payback period karena mempercepat pemulihan modal awal.

  • Risiko Proyek: Semakin tinggi risiko proyek, semakin lama payback period karena menurunkan keyakinan investor terhadap kemungkinan keberhasilan proyek.

  • Investasi Tambahan: Investasi tambahan yang diperlukan untuk mempertahankan atau meningkatkan proyek dapat memperpanjang payback period.

Trade with HSB Investasi easily

dollar icon

Masukkan deposit dan withdrawal trading secara instan via Bank Segregasi HSB

Registered & supervised by

icon bca

Daftar Isi

Trade with HSB Investasi easily

dollar icon

Masukkan deposit dan withdrawal trading secara instan via Bank Segregasi HSB

Registered & supervised by

icon bca
DISCLAIMER
Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, ditujukan sebagai sumber pembelajaran dan bukan sebagai saran dalam pengambilan keputusan. Perlu Anda pahami bahwa produk dengan leverage tinggi memiliki potensi risiko kerugian yang juga tinggi, sehingga perlu dikelola dengan baik melalui pemahaman dan kemampuan analisa yang tepat. HSB Investasi tidak bertanggung jawab atas kesalahan keputusan yang dibuat berdasarkan konten ini. Sesuai ketentuan yang berlaku, HSB hanya menyediakan 45 instrumen trading yang dapat Anda pelajari di website resmi kami.
Buka Akun Demo dan Trading Tanpa Risiko

Silahkan masukan nomor HP

Nomor Handphone harus dimulai dengan 8

Nomor HP tidak valid

Kode verifikasi dperlukan

Kode verifikasi salah

Silakan masukkan password

Kata sandi harus 8-30 digit, termasuk huruf kecil, kapital, dan angka

Minimal 8 karakter

Setidaknya 1 angka

Setidaknya 1 huruf besar

Setidaknya 1 huruf kecil