Trading & kelola akun MT di Aplikasi HSB Trading
store
google

OTC Trading

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan inovasi produk keuangan, OTC Trading terus memainkan peran penting dalam mendukung kegiatan trading aset keuangan di pasar global secara lebih efisien dan fleksibel. Kenali definisi OTC Trading, fungsi, beserta contoh penerapannya di pasar keuangan berikut ini.

Apa itu OTC?

OTC Trading (Over-the-Counter Trading) adalah proses jual beli aset keuangan secara langsung antara dua pihak, tanpa melalui bursa atau lembaga keuangan resmi lainnya. Dalam OTC, transaksi dilakukan melalui jaringan perdagangan yang terdiri dari bank, dealer, dan trader yang melakukan transaksi melalui telepon, email, atau platform perdagangan elektronik.

Dalam OTC, harga aset ditentukan oleh penjual dan pembeli berdasarkan kesepakatan antara keduanya. Hal ini berbeda dengan perdagangan di bursa, di mana harga aset ditentukan oleh permintaan dan penawaran dari semua peserta pasar yang terdaftar di bursa.

Beberapa contoh aset keuangan yang diperdagangkan melalui OTC Trading adalah saham, obligasi, mata uang forex, komoditas, dan derivatif seperti opsi dan kontrak berjangka.

Keuntungan trading over-the-counter adalah fleksibilitas dan kemudahan dalam melakukan transaksi, karena tidak terikat pada waktu atau tempat tertentu seperti perdagangan di bursa. Selain itu, dalam jenis trading ini, pihak-pihak yang melakukan transaksi dapat menyesuaikan ukuran transaksi dan harga aset dengan lebih leluasa.

Namun, OTC juga memiliki risiko tertentu seperti risiko kredit, likuiditas, dan operasional yang harus diperhatikan oleh para pelaku pasar. Oleh karena itu, penting bagi para pelaku pasar untuk melakukan analisis risiko dengan baik sebelum melakukan transaksi OTC Trading.

Fungsi OTC

Trading Over-the-Counter memiliki beberapa fungsi yang penting dalam pasar keuangan, seperti: 

1. Memfasilitasi akses pasar: OTC memungkinkan perusahaan dan investor untuk mendapatkan akses ke pasar modal dengan lebih mudah dan efisien, tanpa harus melalui prosedur dan persyaratan yang kompleks yang ada di bursa.

2. Fleksibilitas dalam perdagangan: Trading dengan OTC memberikan fleksibilitas dalam perdagangan, karena transaksi dilakukan secara langsung antara dua pihak tanpa melalui bursa. Dengan demikian, pihak-pihak yang terlibat dapat menyesuaikan ukuran transaksi dan harga aset dengan lebih leluasa.

3. Penentuan harga yang fleksibel: Dalam OTC, harga aset ditentukan melalui negosiasi antara pembeli dan penjual. Hal ini memungkinkan pihak-pihak yang terlibat untuk menentukan harga yang lebih sesuai dengan kebutuhan masing-masing. Selain itu, OTC juga memungkinkan aset yang kurang likuid untuk diperdagangkan dengan harga yang lebih fleksibel.

4. Inovasi produk keuangan: OTC juga memungkinkan terciptanya produk keuangan yang inovatif, seperti swap, opsi, dan kontrak berjangka yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan khusus dari pelaku pasar, seperti lindung nilai risiko pasar atau pengelolaan portofolio investasi.

5. Transaksi terpusat: Meskipun transaksi OTC dilakukan secara langsung antara dua pihak, namun OTC memiliki sistem yang terpusat untuk memfasilitasi pelaporan dan penyelesaian transaksi. Hal ini membantu meningkatkan transparansi dan membantu mengelola risiko operasional yang mungkin terjadi.

Contoh OTC

Berikut adalah beberapa contoh aset keuangan yang diperdagangkan dengan cara over-the-counter:

  • Saham non-publik: Saham non-publik adalah saham yang tidak terdaftar di bursa saham dan tidak dapat diperdagangkan secara publik. Transaksi saham non-publik biasanya dilakukan melalui OTC Trading antara pemegang saham dengan calon pembeli.

  • Obligasi korporat: Obligasi korporat adalah surat utang yang diterbitkan oleh perusahaan untuk mendapatkan dana dari investor. Obligasi korporat dapat diperdagangkan secara over-the-counter antara perusahaan dengan investor.

  • Derivatif: Derivatif seperti opsi dan kontrak berjangka adalah produk keuangan yang diperdagangkan melalui OTC Trading. Derivatif dirancang untuk memenuhi kebutuhan khusus dari pelaku pasar, seperti lindung nilai risiko pasar atau pengelolaan portofolio investasi.

  • Valuta asing: Pasangan mata uang dapat diperdagangkan secara over-the-counter di pasar valuta asing (foreign exchange market).

  • Komoditas: Komoditas seperti emas, minyak, dan gandum dapat diperdagangkan melalui OTC Trading antara produsen, pedagang, dan investor yang biasanya dilakukan di pasar komoditas (commodity market).

Secara umum, OTC Trading dapat mencakup berbagai jenis aset keuangan yang diperdagangkan di luar bursa saham atau lembaga keuangan resmi lainnya.

Trade with HSB Investasi easily

dollar icon

Masukkan deposit dan withdrawal trading secara instan via Bank Segregasi HSB

Registered & supervised by

icon bca

Daftar Isi

Trade with HSB Investasi easily

dollar icon

Masukkan deposit dan withdrawal trading secara instan via Bank Segregasi HSB

Registered & supervised by

icon bca
DISCLAIMER
Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, ditujukan sebagai sumber pembelajaran dan bukan sebagai saran dalam pengambilan keputusan. Perlu Anda pahami bahwa produk dengan leverage tinggi memiliki potensi risiko kerugian yang juga tinggi, sehingga perlu dikelola dengan baik melalui pemahaman dan kemampuan analisa yang tepat. HSB Investasi tidak bertanggung jawab atas kesalahan keputusan yang dibuat berdasarkan konten ini. Sesuai ketentuan yang berlaku, HSB hanya menyediakan 45 instrumen trading yang dapat Anda pelajari di website resmi kami.
Buka Akun Demo dan Trading Tanpa Risiko

Silahkan masukan nomor HP

Nomor Handphone harus dimulai dengan 8

Nomor HP tidak valid

Kode verifikasi dperlukan

Kode verifikasi salah

Silakan masukkan password

Kata sandi harus 8-30 digit, termasuk huruf kecil, kapital, dan angka

Minimal 8 karakter

Setidaknya 1 angka

Setidaknya 1 huruf besar

Setidaknya 1 huruf kecil