Trading
Pengertian Limit Order
Limit order di pasar keuangan adalah arahan untuk membeli atau menjual saham atau sekuritas lain dengan harga tertentu atau lebih baik. Ketentuan ini memungkinkan trader untuk lebih mengontrol harga yang mereka perdagangkan. Limit order dapat ditempatkan pada posisi beli atau jual dengan kualifikasi order:
Buy limit order hanya akan dieksekusi di harga limit atau harga yang lebih rendah.
Sell limit order hanya akan dieksekusi di harga limit atau harga yang lebih tinggi.
Order hanya berjalan jika harga menyentuh level yang ditentukan
Artinya, limit order memastikan kamu tidak membeli terlalu mahal atau menjual terlalu murah.
Cara Kerja Limit Order
Limit order digunakan dengan menetapkan harga spesifik sebelum transaksi terjadi.
Contoh Sederhana:
Jika harga saham XYZ saat ini $15, dan kamu ingin membeli di $14,50, maka kamu memasang Buy Limit $14,50.
Jika harga turun ke $14,50 → order tereksekusi
Jika harga tidak pernah turun → order tidak terjadi
Begitu juga saat menjual:
Jika harga saat ini $14,50 dan kamu ingin menjual di $15,00, maka pasang Sell Limit $15,00.
Order hanya akan tereksekusi saat harga menyentuh atau melewati level tersebut.
Limit order sering digunakan saat pasar volatil agar trader tidak terkena eksekusi harga yang kurang menguntungkan.
Contoh Limit Order
Seorang manajer portofolio ingin membeli saham Tesla Inc (TSLA), tetapi yakin bahwa harga saat ini, yaitu sekitar $750 per saham terlalu tinggi dan ingin membeli saham tersebut jika jatuh ke harga tertentu.
Ia pun memutuskan untuk membeli 10.000 saham Tesla jika harganya turun di bawah $650. Kemudian, ia memesan untuk membeli 10.000 saham dengan limit $650. Itu berarti jika saham jatuh di bawah harga itu, ia baru dapat mulai membeli saham tersebut.
Order akan tetap terbuka sampai harga saham mencapai limit yang ditentukan manajer portofolio atau sampai PM membatalkan order tersebut sendiri.
Kapan Limit Order Digunakan?
Saat pasar bergerak cepat dan volatil
Saat trader memiliki target harga tertentu
Saat tidak dapat memantau chart sepanjang waktu
Untuk menghindari eksekusi buruk akibat spread melebar
Kelebihan Limit Order
Kontrol penuh terhadap harga eksekusi
Melindungi dari lonjakan spread
Efektif untuk trading jangka pendek & swing
Kekurangan Limit Order
Tidak selalu tereksekusi jika harga tidak menyentuh level
Peluang profit bisa terlewat jika pasar bergerak cepat
Perlu analisis teknikal untuk menentukan level yang tepat
Apakah limit order bisa gagal tereksekusi? Ya, jika harga tidak menyentuh level limit yang ditentukan hingga order kadaluarsa atau dibatalkan.
Bisakah limit order digunakan di trading forex? Ya, Buy Limit dan Sell Limit merupakan pending order umum digunakan untuk strategi reversal maupun breakout.
Apakah limit order cocok untuk pemula? Cocok, karena membantu pemula masuk pasar dengan disiplin harga tanpa harus memantau grafik terus-menerus.
Apakah limit order bisa digunakan di forex dan saham? Ya. Limit order tersedia di berbagai instrumen seperti saham, forex, indeks, dan komoditas, termasuk dalam bentuk Buy Limit dan Sell Limit.
Apakah limit order selalu lebih baik dari market order? Tidak selalu. Jika prioritas utama adalah kepastian eksekusi, market order lebih tepat. Jika prioritasnya adalah kontrol harga, limit order lebih sesuai.
Trading & kelola akun MT di Aplikasi HSB Trading
