Trading & kelola akun MT di Aplikasi HSB Trading

Deposito Berjangka

Apa itu Deposito Berjangka?

Deposito berjangka adalah salah satu produk tabungan atau investasi yang ditawarkan oleh bank dengan suku bunga yang lebih tinggi dibandingkan tabungan biasa. Dalam deposito berjangka, nasabah menyetor sejumlah uang ke bank untuk jangka waktu tertentu dengan imbal hasil berupa bunga yang telah ditentukan di awal. Selama periode deposito berlangsung, dana yang disimpan tidak dapat diambil tanpa penalti hingga jatuh tempo. Setelah periode berakhir, nasabah dapat menarik dana beserta bunga yang telah diperoleh.

Manfaat Deposito Berjangka

Deposito berjangka memiliki beberapa manfaat, antara lain:

  • Suku Bunga Lebih Tinggi: Deposito menawarkan bunga yang lebih besar dibanding tabungan biasa, jadi uangmu bisa tumbuh lebih cepat.

  • Keamanan Terjamin: Dana yang kamu simpan dilindungi oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) hingga jumlah tertentu, jadi kamu enggak perlu khawatir jika bank mengalami masalah.

  • Disiplin Menabung: Dengan jangka waktu yang sudah ditentukan, deposito melatih kamu untuk tidak mengambil uang seenaknya. Ini bisa membantu membangun kebiasaan menabung yang lebih baik.

  • Sederhana: Prosesnya mudah dan enggak rumit. Kamu tinggal setor dana, tentukan jangka waktu, dan biarkan uangmu bekerja.

Jangka Waktu Deposito

Jangka waktu deposito berjangka bervariasi dan biasanya ditawarkan dalam rentang waktu berikut:

  • 1 Bulan: Deposito dengan jangka waktu satu bulan cocok untuk nasabah yang memerlukan fleksibilitas dan tidak ingin terikat dalam periode yang lama.

  • 3 Bulan: Jangka waktu ini menawarkan keseimbangan antara fleksibilitas dan imbal hasil yang lebih tinggi dibandingkan dengan deposito jangka pendek.

  • 6 Bulan: Deposito berjangka enam bulan sering dipilih oleh nasabah yang ingin menempatkan dana untuk periode menengah.

  • 12 Bulan: Jangka waktu satu tahun adalah pilihan yang umum, memberikan suku bunga yang lebih tinggi dan cukup lama untuk perencanaan keuangan jangka panjang.

  • Lebih dari 12 Bulan: Beberapa bank menawarkan jangka waktu yang lebih panjang, seperti 24 bulan atau bahkan 36 bulan, dengan suku bunga yang lebih tinggi sebagai insentif.

Cara Menghitung Deposito Berjangka

Untuk menghitung hasil deposito berjangka, Anda perlu mengetahui jumlah uang yang disetor, suku bunga, dan jangka waktu deposito. Berikut adalah rumus sederhana untuk menghitung bunga deposito berjangka:

Bunga Deposito = Principal x Suku Bunga x Jangka Waktu / 365

Penjelasan Rumus:

  • Principal: Jumlah uang yang disetor dalam deposito.

  • Suku Bunga: Persentase bunga tahunan yang ditawarkan oleh bank.

  • Jangka Waktu: Durasi deposito dalam hari.

Contoh Perhitungan:

Misalkan Anda menyetor Rp10.000.000 dalam deposito berjangka dengan suku bunga 5% per tahun selama 6 bulan (180 hari). Maka:

Bunga Deposito = Rp10.000.000 x 5% x 180 / 365

Bunga Deposito = Rp10.000.000 x 0,05 x 0,49315

Bunga Deposito = Rp10.000.000 x 0,0247 

Bunga Deposito = Rp247.000

Jadi, bunga yang diperoleh dari deposito berjangka selama 6 bulan adalah Rp247.000.

Contoh Deposito Berjangka

  • Deposito 3 Bulan: Anda menempatkan Rp5.000.000 dalam deposito berjangka dengan suku bunga 4% per tahun selama 3 bulan. Dengan perhitungan yang sama, bunga yang diperoleh adalah sekitar Rp50.000.

  • Deposito 12 Bulan: Anda menyetor Rp20.000.000 dalam deposito dengan suku bunga 6% per tahun selama 12 bulan. Bunga yang diperoleh adalah sekitar Rp1.200.000.

  • Deposito 24 Bulan: Untuk deposito dengan suku bunga 7% per tahun selama 24 bulan dan jumlah deposit Rp15.000.000, bunga yang diperoleh akan lebih besar, yaitu sekitar Rp2.100.000.

Apakah deposito berjangka cocok untuk semua orang? Deposito berjangka ideal untuk kamu yang ingin menyimpan uang dengan aman, mendapatkan imbal hasil yang lebih pasti, dan punya target keuangan yang jelas. Namun, jika kamu mencari keuntungan yang sangat tinggi, mungkin deposito bukan pilihan yang tepat karena imbal hasilnya lebih rendah dari instrumen investasi berisiko tinggi seperti saham.

Apakah ada biaya tersembunyi? Beberapa bank mungkin mengenakan biaya penalti jika kamu menarik dana sebelum jatuh tempo. Pastikan kamu membaca syarat dan ketentuan dengan teliti sebelum membuka deposito. Selain itu, bunga deposito juga akan dikenakan pajak.

Daftar Isi

DISCLAIMER
Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, ditujukan sebagai sumber pembelajaran dan bukan sebagai saran dalam pengambilan keputusan. Perlu Anda pahami bahwa produk dengan leverage tinggi memiliki potensi risiko kerugian yang juga tinggi, sehingga perlu dikelola dengan baik melalui pemahaman dan kemampuan analisa yang tepat. HSB Investasi tidak bertanggung jawab atas kesalahan keputusan yang dibuat berdasarkan konten ini. Sesuai ketentuan yang berlaku, HSB hanya menyediakan 45 instrumen trading yang dapat Anda pelajari di website resmi kami.