Trading & kelola akun MT di Aplikasi HSB Trading

Backwardation

Pengertian Backwardation

Backwardation mengacu pada fenomena atau kondisi di pasar berjangka dimana harga kontrak berjangka lebih rendah daripada harga spot atau harga pasar saat ini. Biasanya terjadi ketika pasar memperkirakan penurunan harga komoditas di masa yang akan datang.

Cara Kerja Backwardation

Backwardation terjadi ketika investor lebih memilih untuk memiliki aset saat ini dibandingkan memiliki kontrak futures. Hal ini bisa disebabkan oleh berbagai alasan, seperti ketidakpastian tentang ketersediaan aset di masa depan atau antisipasi penurunan harga. Dalam situasi ini, harga kontrak futures yang lebih rendah mendorong investor untuk membeli kontrak futures daripada membeli aset tersebut secara langsung di pasar spot. Ini pada gilirannya dapat mendorong harga kontrak futures naik, mengurangi atau menghilangkan kondisi backwardation.

Keuntungan Backwardation

Potensi Keuntungan yang Lebih Besar

Pada saat terjadi backwardation, nilai kontrak berjangka lebih rendah daripada nilai spot atau harga pasar saat ini. Hal ini mengindikasikan bahwa seorang pedagang bisa memperoleh kontrak berjangka dengan harga lebih murah dan menjualnya dengan harga lebih tinggi di pasar spot ketika kontrak tersebut berakhir. Hal ini dapat menghasilkan peluang keuntungan yang lebih besar bagi trader.

Perlindungan terhadap Fluktuasi Harga

Backwardation bisa menjadi alat manajemen risiko yang efektif. Dengan membeli kontrak futures dengan harga yang lebih rendah, trader dan investor dapat melindungi diri mereka sendiri dari fluktuasi harga yang tidak menguntungkan. Misalnya, jika harga aset tersebut turun di masa depan, trader atau investor yang telah membeli kontrak futures tidak akan mengalami kerugian sebanyak jika mereka membeli aset tersebut di pasar spot.

Kesempatan untuk Mengambil Keuntungan dari Perubahan Harga

Backwardation sering terjadi ketika pasar mengharapkan harga suatu aset akan turun di masa depan. Ini dapat memberikan peluang bagi trader dan investor untuk mengambil keuntungan dari perubahan harga ini. Misalnya, trader dapat membeli kontrak futures dengan harapan harga aset tersebut akan turun, dan kemudian menjual kontrak tersebut ketika harga aset tersebut memang turun.

Efisiensi Modal

Backwardation juga dapat membantu dalam efisiensi modal. Karena harga kontrak futures lebih rendah, trader dan investor memerlukan modal lebih sedikit untuk membeli kontrak tersebut dibandingkan jika mereka membeli aset tersebut di pasar spot. Ini bisa membantu meningkatkan likuiditas dan memungkinkan mereka untuk memanfaatkan peluang lain yang mungkin muncul di pasar.

Risiko Backwardation

Meskipun backwardation memiliki berbagai keuntungan, ada juga beberapa risiko yang perlu diwaspadai oleh trader dan investor. Berikut beberapa di antaranya:

1. Prediksi Harga yang Salah

Backwardation biasanya terjadi ketika pasar mengantisipasi penurunan harga aset di masa depan. Jika prediksi ini salah dan harga aset malah naik, maka trader atau investor yang telah membeli kontrak futures bisa mengalami kerugian. Mereka akan terjebak dalam posisi di mana mereka harus menjual aset di harga yang lebih rendah dari harga pasar saat ini.

2. Likuiditas Pasar

Pasar futures cenderung memiliki likuiditas yang lebih rendah dibandingkan dengan pasar spot. Hal ini berarti bahwa dapat sulit bagi trader atau investor untuk membeli atau menjual kontrak futures mereka ketika mereka ingin melakukannya. Jika pasar bergerak melawan posisi mereka dan mereka tidak dapat keluar dari posisi tersebut, mereka bisa mengalami kerugian yang signifikan.

3. Perubahan Cepat dalam Harga Aset

Pasar komoditas, di mana kontrak futures umumnya diperdagangkan, dikenal dengan perubahan harga yang cepat dan signifikan. Jika terjadi perubahan harga yang tiba-tiba, trader atau investor yang telah membeli kontrak futures dalam kondisi backwardation bisa terjebak dalam posisi yang merugikan.

4. Risiko Penyimpanan dan Pengiriman

Dalam beberapa kasus, kontrak futures mewajibkan pemegang kontrak untuk mengambil pengiriman fisik aset yang mendasarinya ketika kontrak berakhir. Ini bisa menimbulkan risiko dan biaya tambahan, seperti biaya penyimpanan dan pengiriman. Dengan demikian, meskipun backwardation bisa memberikan keuntungan, penting bagi trader dan investor untuk memahami dan mengelola risiko yang terkait.

Contoh Backwardation

Misalnya, pertimbangkan situasi di mana harga spot minyak mentah saat ini adalah $50 per barel, tetapi kontrak futures untuk pengiriman dalam tiga bulan diperdagangkan dengan harga $45 per barel. Ini adalah contoh backwardation, karena harga kontrak futures lebih rendah dibandingkan dengan harga spot.

Trade with HSB Investasi easily

dollar icon

Masukkan deposit dan withdrawal trading secara instan via Bank Segregasi HSB

Registered & supervised by

icon bca

Daftar Isi

Trade with HSB Investasi easily

dollar icon

Masukkan deposit dan withdrawal trading secara instan via Bank Segregasi HSB

Registered & supervised by

icon bca
DISCLAIMER
Artikel ini bersifat informatif dan edukatif, ditujukan sebagai sumber pembelajaran dan bukan sebagai saran dalam pengambilan keputusan. Perlu Anda pahami bahwa produk dengan leverage tinggi memiliki potensi risiko kerugian yang juga tinggi, sehingga perlu dikelola dengan baik melalui pemahaman dan kemampuan analisa yang tepat. HSB Investasi tidak bertanggung jawab atas kesalahan keputusan yang dibuat berdasarkan konten ini. Sesuai ketentuan yang berlaku, HSB hanya menyediakan 45 instrumen trading yang dapat Anda pelajari di website resmi kami.
Buka Akun Demo dan Trading Tanpa Risiko

Silahkan masukan nomor HP

Nomor Handphone harus dimulai dengan 8

Nomor HP tidak valid

Kode verifikasi dperlukan

Kode verifikasi salah

Silakan masukkan password

Kata sandi harus 8-30 digit, termasuk huruf kecil, kapital, dan angka

Minimal 8 karakter

Setidaknya 1 angka

Setidaknya 1 huruf besar

Setidaknya 1 huruf kecil