Trading & kelola akun MT di Aplikasi HSB Trading
store
google
Home Berita dan Analisa Weekly Report—4th Week of November 2023
NEWS

Weekly Report—4th Week of November 2023

2023/12/08 16:26 by HSB team
cover

Market Overview 4th Week of November

Pekan ke-4 di bulan November perdagangan komoditas emas dan energi bergerak sangat fluktuatif karena proyeksi pemangkasan suku bunga federal reserve dan pemangkasan supply  minyak dari OPEC. Hingga awal minggu ke-1 bulan Desember diperkirakan pasar masih akan terus bergejolak yang dipicu oleh sentiment yang merespont isu suku bunga federal reserve. Perdagangan mingguan terakhir minggu lalu harga emas naik +1.6 % dan harga terakhir mingguan minyak turun -2.0%. Diketahui harga minyak mulai kehilangan momentumnya setelah OPEC memutuskan untuk memangkas supply minyak mereka dibawah ekspektasi pasar.

Hari Jumat (1/12) harga minyak diperdagangkan turun -0.5% ke level 4.04. Berbanding terbalik dengan Minyak, emas yang diperdagangkan reli naik  +1.6% di level 1971.00.00.  

Hari Senin (27/11) harga minyak turun -0.9%, penurunan tersebut merupakan antisipasi untuk berita penundaan rapat OPEC ke tanggal 30 NOv yang sebelumnya dijadwalkan minggu sebelumnya. Sehingga pada hari senin harga minyak ditutup melemah di 74.86 untuk tutup dibawah level kunci 75.00. Sementara perdagangan komoditas emas yang tercatat naik  0.57%. pada level 2011.40.  

Hari Selasa (28/11) pergerakan harga emas melonjak signifikan karena pernyataan Fed’s Waller yang mengindikasikan berakhirnya periode kenaikan suku bunga AS emas ditutup naik +1.4% menuju level 2041.55. Harga emas diperdagangkan naik untuk empat sesi beruntun dan menembus level tertinggi enam bulan karena faktor pelemahan dolar dan berakhirnya siklus kenaikan suku bunga the Fed. Harga minyak mulai diperdagangkan naik untuk mengantisipasi pemangkasan supply minyak dari OPEC yang akan diputuskan pada tanggal 30 Nov untuk ditutup naik +2.07 di level 76.41.  

Rabu (29/11) harga minyak kembali naik dengan kekawatiran yang semakin besar dari pelaku pasar untuk mengantisipasi OPEC Meeting pada esok hari, minyak menutup perdagangan nya naik +1.90% di level 77.86. Sementara harga emas itu emas masih merespon pelemahan dolar dan ditutup naik 0.35% di level 2047.10.  

Kamis (30/11) harga minyak ditutup anjlok karena keputusan pemangkasan supply pertemuan OPEC yang lebih rendah dari ekspektasi pasar, harga minyak ditutup turun 2.44% dilevel 75.96. Emas terkoreksi turun karena rilis data PCE inflasi AS yang mengindikasikan penurunan sesuai ekspektasi pasar, data GDP yang dirilis lebih baik dari ekspektasi dan data jobless claims mingguan yang turun dari bulan sebelumnya, harga emas ditutup turun -0.44% dilevel 2038.10.  

Akhir pekan hari Jumat (1/12) harga minyak melanjutkan reli pelemahannya dan turun sebesar -0.5% ke level 74.01 . Sementara Harga emas melonjak tajam setelah pidato Ketua Fed Jerome Powell yang mengindikasikan kemungkinan adanya pemangkasan suku bunga the Fed paling cepat di bulan Maret 2024 mendatang, emas ditutup naik +1.6% dilevel 2071.00.  

Market Forecasting 2nd December

XAUUSD

Setelah ditutup naik untuk tiga minggu beruntun harga emas kembali melonjak tajam dihari Senin (4/12) mencapai rekor tinggi di 2049 naik sebanyak 2%. Pasar secara fundamental melihat peluang pemangkasan suku bunga the Fed sebagai momentum yang kuat untuk mengangkat harga emas secara signifikan hingga awal perdagangan minggu ini. Rilis data NFP minggu ini yang ekspektasi nya lebih tinggi dari bulan lalu bisa menjadi fokus pasar dalam perdagangan emas hingga akhir minggu (8/12).

Proyeksi (Konsolidasi)

Oleh penguatan harga emas telah mencapi level tertinggi dikisaran 2149 dan walaupun masih berpotensi naik ke harga tertinggi baru di 2173, besar kemungkinan harga emas dapat terkoreksi kelevel target 2049-2027 atas US Dollar dengan memperhitungkan ekspektasi rilis data-data penting dari AS minggu ini. Range mingguan Emas (2030-2130)

US OIL

Harga minyak berada pada trend pelemahan yang sangat signifikan karena dampak supply cut OPEC yang lebih rendah  dan outlook permintaan negatif dari proyeksi harga minyak dunia. Secara teknikal harga minyak masih berpotensi untuk turun lebih rendah dari harga rendah sebelumnya kelevel 71.95, 70.95, 68.65, 65.65 dan 62.00. Efek geopolitik di timur tengah diperkirakan akan bersifat sementara dan pasar masih akan fokus pada kesediaan anggota OPEC lainnya untuk memangkas supply minyak seperti yang telah disepakati minggu lalu.;

Proyeksi (Bearish)

Minyak berada pada trend yang bearish saat stabil diperdagangkan dibawah level 79.85 dan 73.85 dengan target reli pelemahan berikutnya kelevel 66/65. Range mingguan Minyak (76-66)

DISCLAIMER
Konten ini hanya ditujukan sebagai sumber informasi dan bukan sebagai rekomendasi pengambilan keputusan transaksi finansial apapun. Perlu Anda pahami bahwa produk dengan leverage tinggi memiliki potensi risiko kerugian yang juga tinggi, sehingga perlu dikelola dengan baik melalui pemahaman dan kemampuan analisa yang tepat. HSB Investasi tidak menjamin bahwa informasi ini bebas dari kesalahan dan bersifat tepat waktu. Segala risiko yang berkaitan dengan pengambilan keputusan trading dan investasi sepenuhnya menjadi tanggung jawab Anda.

Trading Bebas Risiko dengan Akun Demo HSB

Komunitas Trader HSB

Update informasi trading terkini via WA & Telegram Group kapan pun di mana pun.

Join Komunitas

Update Informasi Gerakan Pasar

Jangan lewatkan informasi dan berita penting pergerakan pasar dan raih peluang profit trading di HSB
Tim Market Analyst HSB
berhasil menyalin