Aksi harga secara teoritis harus mencerminkan semua informasi pasar yang tersedia. Sayangnya hal ini tidak sesederhana yang dipikirkan oleh trader

Pasar forex tidak hanya mencerminkan semua informasi di luar sana karena semua trader pasti akan bertindak dengan cara yang sama. Tentu saja, ini bukan cara kerjanya.

Inilah mengapa analisa sentimen pasar diperlukan. Setiap trader memiliki pendapat masing-masing tentang pergerakan arah harga dalam cara sesuai perkiraan atau justru berlawanan.

Pasar layaknya Facebook - sebuah jaringan kompleks yang terdiri dari individu-individu dengan maksud meng-spam halaman berita.

Pasar pada dasarnya mewakili representasi semua pedagang terhadap pasar

Setiap pikiran dan pendapat yang diekspresikan melalui posisi apa pun akan membentuk sentimen pasar terlepas dari informasi apapun di luar sana.

Masalahnya adalah sebagai trader ritel, tidak peduli seberapa kuat perasaan terhadap transaksi tertentu, Anda tidak dapat menggerakkan pasar sesuai keinginan.

Sekalipun percaya bahwa dolar akan naik, semua orang bersikap bearish terhadap dolar, tidak banyak yang dapat Anda lakukan. (kecuali jika Anda salah satu dari GS, George Soros atau Goldman Sachs!).

Anda harus mempertimbangkan semua ini dan perlu melakukan analisa sentimen pasar.

Terserah bagaimana Anda mengukur keadaan pasar, apakah itu bullish atau bearish.

Anda harus memutuskan bagaimana memasukkan persepsi tentang sentimen pasar ke dalam strategi perdagangan.

Jika memilih untuk mengabaikan sentimen pasar, bisa dipastikan kerugian akan segera tiba!

Mampu mengukur sentimen pasar bisa menjadi alat penting di kotak alat Anda.

Di kelas berikutnya , kami akan mengajarkan cara menganalisa sentimen pasar dan menggunakannya untuk mencari peluang.