Mata uang yang diperdagangkan di pasar pasar forex selalu dalam bentuk berpasangan (misalnya, jika membeli USD/CHF, Anda sebenarnya membeli Dollar AS dan menjual Franc Swiss pada saat yang sama).

Anda membayar bunga pada posisi mata uang yang Anda JUAL dan mengumpulkan bunga pada posisi mata uang yang Anda BELI.

Apa yang membuat carry trade ini spesial di pasar forex adalah pembayaran bunga terjadi setiap hari berdasarkan posisi trading Anda.

Secara teknis, jika semua posisi ditutup di akhir penutupan pasar forex spot, maka Anda tidak dapat melihat bunga yang didapatkan di hari berikutnya.

Broker menutup dan membuka kembali posisi Anda saat pembukaan pasar di hari berikutnya, kemudian mereka mendebet/mengkredit selisih interest rate semalam antara dua mata uang tersebut.

Hal Ini merupakan biaya "inap" suatu posisi (atau juga disebut rolling over) ke hari berikutnya.

Rasio leverage yang disediakan broker forex telah membuat carry trade sangat populer di pasar forex.

Kebanyakan trading forex berbasis margin trading yang berarti Anda hanya perlu menempatkan jumlah unit posisi dan sisanya akan dipinjamkan oleh broker Anda. Kebanyakan broker memberikan fasilitas margin 1% atau 2% dari unit posisi kontrak.

Contoh Mata Uang Carry Trade

Contoh sederhana bagaimana menariknya carry trade:

Untuk contoh ini, kita akan melihat Andi Si Trader Forex Pemula.

Perhatikan contoh ini, kita akan melihat Andi Si Trader Forex Pemula. Saat ulang tahun Andi, kakek-nenek nya yang dermawan memberinya $10.000.

Daripada pergi keluar dan menghabiskan hadiah ulang tahunnya tersebut atau main video game serta membeli poster bintang-bintang pop, ia memutuskan untuk menyimpannya demi memenuhi kebutuhan di masa depan.

Andi kemudian pergi ke bank lokal untuk membuka rekening tabungan dan Manajer Bank memberitahunya "Andi, rekening tabungan Anda akan berbunga 1% per tahun. Bukankah itu fantastis?

Andi berhenti sejenak dan berpikir, "Dengan bunga 1% dari $10.000, Bank akan memberi saya $100 dalam setahun.sedikit sekali, menyebalkan!

Karena Andi telah mempelajari investasi dan memahami bagaimana cara yang lebih baik untuk menginvestasikan uangnya.

Maka, Andi dengan ramah menanggapi Manajer Bank, “Terima kasih Pak, tapi saya pikir akan lebih baik menginvestasikan uang saya di tempat lain.”

Andi berlatih trading dengan akun demomenggunakan beberapa strategi (termasuk Carry Trade) selama lebih dari setahun, sehingga ia memiliki pemahaman yang cukup baik tentang cara kerja trading Forex.

Kemudian ia membuka rekening akun real dan mendepositokan $10.000 dari hadiah ulang tahunnya serta menggunakan rencananya

Andi menemukan pasangan mata uang yang selisih suku bunganya adalah +5% per tahun dan membeli pasangan mata uang yang senilai $100.000.

Karena broker hanya membutuhkan 1% deposit dari posisi, mereka menahan $1.000 sebagai margin (leverage 100:1).

Jadi, Andi dapat mengontrol pasangan mata uang senilai $100.000 yang memberikan bunga 5% per tahun. Apa yang akan terjadi pada akun Andi jika dia tidak melakukan apa pun selama setahun?

Nah, ada 3 kemungkinan yang mungkin terjadi. Mari kita lihat:

  1. 1.Posisi mata uang kehilangan nilai.

    Pasangan mata uang yang Andi beli nilainya akan terjun hingga kerugian mengurangi margin akun ke jumlah yang dipesan, maka close posisi dan semua yang tersisa di akun tinggalah margin sebesar $1000.

    .
  2. 2.Pasangan mata uang ini berakhir pada nilai tukar yang sama pada akhir tahun.

    Dalam kasus ini, Andi tidak mendapatkan atau kehilangan nilai apapun pada posisinya, tetapi ia mengumpulkan bunga interest 5% pada posisi $100.000 yang berarti dengan bunga saja, Andi menghasilkan $5.000 dari rekening $10.000 nya. Sehingga memperoleh pendapatan sebesar 50%! Manis sekali!

  3. 3.Posisi mata uang menghasilkan keuntungan.

    Jika pasangan mata uang Andi terus meroket! ia tidak hanya mengumpulkan setidaknya $5.000 sebagai bunga, tetapi juga berpeluang mendapatkan keuntungan!

Dengan rasio leverage 100:1, Andi memiliki potensi untuk mendapatkan keuntungan sekitar 50% per tahun dari dana awal $10.000.

Berikut adalah contoh dari pasangan mata uang yang menawarkan 4.40% dari selisih suku bunga berdasarkan bunga interest pada September 2010:

Jika Andamembeli pasangan mata uangAUD/JPY dan memegangnya selama satu tahun, Anda mendapatkan “positive carry” dari + 4.40%.

Tentu saja, jika Anda menjual AUD/JPY, akan terjadi sebaliknya:

Anda menjual AUD/JPY dan bertahan selama satu tahun, Anda akan mendapatkan “negative carry” dari -4.40%.

Sekali lagi, Hal ini adalah contoh sederhana bagaimana Carry Trade bekerja.

Apakah ada pertanyaan tentang konsep ini? Tidak? Kami tahu Anda bisa memahaminya dengan cepat!

Sekarang saatnya untuk beralih ke bagian terpenting dari pelajaran ini: Risiko Carry Trade.