GBP Kembali Melemah Akibat Data Inflasi Amerika, Melemahnya Pasar Saham juga Berkorelasi Terhadap Pelemahan GBP

Peluang : Bearish Open Sell : 1.22750 Target Profit : 1.22000 Stop Loss : 1.23100 Estimasi Profit/Lot : $750

Analisa Fundamental 


GBP kembali melemah dan mencetak harga terendah baru di 2022, dimana prediksi BOE bahwa Inggris berpotensi mengalami pelemahan ekonomi membuat pelaku pasar menghindari resiko dengan melepas GBP. Selain itu pelemahan di pasar saham global juga berkorelasi langsung dengan pelemahan GBP GBP juga meleha akibat rilis data inflasi Amerika semalam, Indeks Harga Konsumen tahunan dicetak pada 8,3%, lebih tinggi dari 8,1% yang diantisipasi. Peningkatan bulanan adalah 0,3% terhadap 0,2% yang diharapkan. Terakhir, Core CPI tahunan mencapai 6,2%, sedikit di bawah 6,5% sebelumnya, tetapi di atas ekspektasi 6%. Investor berharap konfirmasi inflasi akan mencapai puncaknya, tetapi angka tersebut mengisyaratkan inflasi masih belum sepenuhnya dikendalikan. 

 

Analisa Teknikal 


Grafik harian GBPUSD masih melanjutkan trend melemah dan kembali break low. Momentum yang ditunjukkan ke empat timeframe MA yang masih menjauh juga membuat  potensi bearish bagi GBP masih sangat kuat. Hari ini GBPUSD diprediksi bergerak di kisaran 1,.22000 - 1.23100.

 

DISCLAIMER: KONTEN ARTIKEL BERSIFAT SPEKULATIF DAN TIDAK MENJAMIN