Trade Now
Trading Sekarang! Deposit Sekarang Komisi terendah
Trading Demo Akun Akun Demo Virtual $100000 Buka Akun Real Komisi terendah Trading dengan akun riil Komisi terendah
Trading Game Akun Akun Game Virtual $100000 Buka Akun Real Komisi terendah Trading dengan akun riil Komisi terendah
Trading Demo Akun Akun Demo Virtual $100000 Buka Akun Real Komisi terendah
AUD/USD Pertahankan Pelemahan Akibat Tingkat Pengangguran Australia Semakin Tinggi

Trend Bearish

By FXSTREET

Dolar Australia tetap dalam tawaran jual, membuat pasangan AUD/USD tetap dalam posisi defensif dengan data Australia yang dirilis pada pukul 00:30 GMT / 07:30 WIB menyoroti kelemahan pasar tenaga kerja yang kembali terjadi dan memperkuat peluang untuk penurunan suku bunga langsung oleh Reserve Bank of Australia pada bulan November.


Ekonomi kehilangan 29,5 ribu pekerjaan pada September versus ekspektasi untuk penurunan 35 ribu dan turun dari penambahan 111 ribu di Agustus. Tingkat Pengangguran yang disesuaikan secara musiman berdetak lebih tinggi menjadi 6,9% dibandingkan ekspektasi yang mengharaokan kenaikan menjadi 7,1% dari 6,8% sebelumnya. 


Pekerjaan paruh waktu turun 9,4 ribu pada September versus 74,8 ribu tambahan pada Agustus, sementara pekerjaan penuh waktu turun 20,1 ribu dibandingkan penambahan 36,2 ribu pada Agustus. 


Kemerosotan pasar tenaga kerja tidak separah yang diperkirakan. Namun demikian, angka-angka lemah memvalidasi komentar yang disampaikan oleh Gubernur RBA Lowe hari ini bahwa suku bunga acuan dapat diturunkan menjadi 0,10% dari rekor terendah saat ini di 0,25%. 


Dengan demikian, pasangan AUD/USD terus diperdagangkan pada posisi terendah sesi dekat 0,7137, mewakili penurunan 0,37% pada hari ini. Pedagang menjual Dolar Australia sebelumnya hari ini karena komentar dovish oleh Lowe membayangi ekspektasi Inflasi Konsumen Australia. 


Dengan bank mempersiapkan pasar untuk penurunan suku bunga pada bulan November, AUD terlihat rentan terhadap aksi jual yang lebih dalam – terlebih lagi, karena sentimen risiko tetap lemah akibat memudarnya prospek untuk stimulus fiskal AS.


Perhatian: Pantau Grafik Harga Aktual Pada Time-Frame Lain