Trade Now
Trading Sekarang! Deposit Sekarang Komisi terendah
Trading Demo Akun Akun Demo Virtual $100000 Buka Akun Real Komisi terendah Trading dengan akun riil Komisi terendah
Trading Game Akun Akun Game Virtual $100000 Buka Akun Real Komisi terendah Trading dengan akun riil Komisi terendah
Trading Demo Akun Akun Demo Virtual $100000 Buka Akun Real Komisi terendah
Pelemahan US Dollar menjelang FOMC membuat harga emas naik

Arah: Bullish

image.png

Analisa Fundamental

Harga emas melonjak 1% di sesi perdagangan New York Senin (14/9/20) malam,akibat pelemahan Dolar AS. Walaupun isu vaksin Covid-19 terbilang positif, emas tetap dapat menguat didorong oleh ekspektasi kebijakan moneter The Fed yang dovish. Harga emas spot naik 0.9 % ke $1,959.64 per ounce pada pukul 15:20 GMT. Sedangkan harga emas futures naik 1.1%  ke $1,969.,grafik XAU/USD naik 0.84 persen ke 1,955.65, tertinggi sejak tiga hari terakhir. Para investor juga menantikan hasil rapat kebijakan moneter AS yang akan diumumkan minggu ini. Menurut Streible, The Fed diekspektasikan akan mempertahankan target inflasi mereka di 2%. The Fed juga akan menambah pelonggaran kuantitatif. Oleh karena itu, kenaikan harga emas masih memungkinkan


Analisa Teknikal

Pergerakan harga sedang konsolidasi, dengan kurva indikator RSI yang masih berada di sekitar center line (level 50.0). Sehingga, trend emas saat ini bisa dikatakan netral. Dari penunjukan indikator trend (parabolic SAR) dan terbentuknya pola segitiga, kemungkinan pergerakan harga akan berlanjut bullish . Resistance kuat ada pada level 1979 (sekitar 23.6% Fibo Retracement) hingga 2000, sedangkan support kuat pada level 1920 (sekitar 38.2% Fibo Retracement).


(Grafik XAUUSD Timeframe Daily dan 4 jam )

image.png

image.png

[Disclaimer: Konten artikel hanya bersifat spekulatif dan tidak menjamin. ]