GBP/USD Memantul Dari Terendah, Mendaki Lebih Jauh Di Atas 1,2200 Pasca IMP Inggris

Pasangan GBP/USD mempertahankan nada penawaran jual sepanjang awal sesi Eropa, meskipun pulih sekitar 25-30 pips setelah rilis IMP Inggris.Pasangan ini menyaksikan beberapa tindak lanjut aksi jual untuk sesi kedua berturut-turut pada hari Kamis dan memperpanjang pullback semalam dari sekit

Pasangan GBP/USD mempertahankan nada penawaran jual sepanjang awal sesi Eropa, meskipun pulih sekitar 25-30 pips setelah rilis IMP Inggris.

Pasangan ini menyaksikan beberapa tindak lanjut aksi jual untuk sesi kedua berturut-turut pada hari Kamis dan memperpanjang pullback semalam dari sekitar 1,2300. Level yang disebutkan bertepatan dengan SMA 100-hari, yang telah bertindak sebagai rintangan utama selama dua sesi perdagangan terakhir dan membatasi pemulihan pasangan GBP/USD dari terendah multi-minggu yang dicatat awal pekan ini.


Pound Inggris sedang dibebani oleh fakta bahwa Gubernur Bank of England Andrew Bailey – saat bersaksi di depan Treasury Select Committee pada hari Rabu – tidak mengesampingkan kemungkinan suku bunga negatif. Ditambah, nada risiko yang lebih lemah menguntungkan status safe-haven dolar AS dan memberikan beberapa tekanan tambahan pada pasangan GBP/USD.

Terlepas dari faktor-faktor negatif, pasangan ini berhasil menemukan beberapa support di dekat daerah 1,2185 dan sedikit lebih tinggi sebagai reaksi terhadap IMP Inggris yang lebih baik dari perkiraan untuk bulan Mei. Faktanya, versi flash IMP Manufaktur Inggris di 40,6 dibandingkan dengan perkriaan 36. Pengukur untuk sektor jasa juga melampaui ekspektasi dan naik ke 27,8 dari sebelumnya 13,4.


Sementara itu, kenaikan tidak memiliki tindak lanjut yang kuat dan tidak banyak membantu pasangan ini untuk mencatatkan pemulihan yang signifikan di tengah kekhawatiran eskalasi lebih lanjut dalam perselisihan AS-Tiongkok. Berita terbaru AS-Tiongkok, Senat AS mengesahkan undang-undang yang dapat menghalangi beberapa perusahaan Tiongkok untuk menjual saham di bursa saham Amerika.

Ke depan, pelaku pasar sekarang menantikan kalender ekonomi AS – menampilkan rilis Indeks Manufaktur Fed Philly, Klaim Pengangguran Mingguan Awal dan IMP Manufaktur Flash. Data mungkin mempengaruhi dinamika harga USD dan menghasilkan beberapa peluang perdagangan yang signifikan selama awal sesi Amerika Utara.